Semuanya terjawab sudah, pesan singkatmu yang kamu kirim padaku, juga semua perhatianmu ternyata semuanya palsu. Aku tak mengira semuanya akan seperti ini, kamu telah membuat aku terjatuh, namun kamu tak mau menolongku untuk bangkit lagi.
Tak pernah ku pikir kamu sedang mempermainkanku, untuk kesekian kalinya aku terjebak dalam permainan-permainan yang telah kau buat dengan indah, yang ku kira selama ini permainan itu adalah nyata.
Kini kamu menghilang begitu saja tanpa pamit, mungkin kamu mengira hatiku itu WC umum yang bisa kamu masuk dan keluar seenaknya. Padahal tanpa kamu sadari hatiku itu telah hancur olehmu dulu, aku mencoba untuk mengobatinya seorang diri, dan sekarang saat hatiku telah utuh, kamu hancurkan kembali. Dimana kamu letakkan perasaanmu saat ini? Apa hatimu itu terbuat dari batu? Atau mungkin kamu tidak punya hati?
Sudahlah, apapun alasanmu, aku tak mau peduli lagi.
Asal kamu tahu, perasaanku tak pernah berubah padamu, aku masih merasakan hal yang sama seperti dulu. Namun, selama aku mencintaimu aku baru sadar, ternyata selama ini aku jatuh cinta sendirian.
Jika kamu membaca ini, semoga kamu sadar, bahwa ada seseorang yang selalu merindukanmu dan tulus mencintaimu walaupun berulang kali kamu telah menyakiti hatinya :')
deuh bagoy hade lah :D
BalasHapus