Rabu, 18 Juli 2012

Dua Papan Keramat

Selesai lulus di Madrasah Quratul Aini Ar-Rochili, gue ngelanjutin menuntut ilmu di Madrasah Diniyah Al-Istiqomah, singkat cerita di MDT gue banyak dapet pengalaman yang ngga ada duanya, temen-temen yang kocak abieezz, guru-guru yang super gAh03L dan masih banyak lagi deh pokoknya.
Salah satu kenangan yang  ga akan pernah gue lupain seumur hidup adalah ketika pelajaran Bahasa Arab, gurunya, Ustad kita tercinta yakni tidak lain dan tidak bukan dia adalah Ustad Umar Abdul Aziz dia adalah Ustad yang jarang sekali marah, dan yang paling gue sukai dia adalah Ustad yang sangat supel dan memiliki segudang cerita yang pasti dia bagikan kepada kita. Nah waktu itu gue duduk di samping teh Indah, pas gue nulis entah ada angin ribut (kasian anginnya ribut terus ga ada yang misahin) atau angin gelebuk tiba-tiba teh Indah mukul gue, dengan segala kepolosan, gue langsung refleks dan keluarlah kata-kata yang tidak di inginkan dari mulut yang tidak berdosa ini (haha bagaya), suasana langsung menjadi hening, dan semua mata tertuju padaku, termasuk mata yang gue takutin yaitu mata Ustad Umar (tidaaaaaaaaakk). setelah itu Ustad Umar langsung mengambil papan yang di gantungkan di tali, papan itu sangat keramat sekali karena di papan itu tertulis sebuah kata-kata yang merusak masa depan gue (tapi bohong) dan di papan itu tertulis "AKU BERKATA KASAR". Karena tidak terima, gue membela diri, tapi pembelaan diri gue tidak berbuah manis, malah berbuah pait, paaiiiiit banget, gue malah dituduh ngebohong, dan lagi-lagi Ustad Umar mengambil sebuah papan keramat yang sama, hanya tulisannya berbeda, tulisannya kali ini adalah "AKU TELAH BERBOHONG". Sakit banget menanggung beban yang sangat berat, tak tahan dengan tuduhan yang bertubi-tubi akhirnya gue pun mewek. Bukannya merasa simpati, temen-temen gue (Ustad Umar juga) malah tertawa dengan puas (jahat banget yah? jahaaaat banget). Rasanya pedeeeeeeeess banget hahaha.
Tapi itu jadi kenangan yang ga akan gue lupain.
Sekian dan terimakasih
ilal liqo :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar